Berita Utama Birokrasi Ekonomi Nasional News Politik UMKM

Anggota MPR RI Budiono: Serap Keluhan Pelaku Usaha UMKM dan BUMDes Nganjuk

NGANJUK– Sedikitnya 160 pelaku usaha se-kabupaten Nganjuk mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama anggota MPR RI Drs. H. A. Budiono, M.Ed. di aula Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Kabupaten Nganjuk, Jumat, 20 April 2018.

Selain Budiono, sebagai nara sumber adalah Darul Faroqi dari Aneka Usaha, Perusahaan Umum Daerah Nganjuk.

Di hadapan para pelaku usaha yang tergabung dalam usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tersebut, nara sumber banyak menyinggung masalah upaya memperkuat perekonomian, baik pada UMKM maupun BUMDes.

Menurut Budiono, peran sektor UMKM  dianggap sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia. Termasuk, para pelaku usaha di Nganjuk, memiliki peran yang sama dalam pengembangan potensi ekonomi.

Peserta Rapat Dengar Pendapat bersama anggota MPR RI Drs. H. A. Budiono, M.Ed., di aula Dinas Indag Kabupaten nganjuk

Hanya dalam agenda RDP pagi itu, nara sumber banyak menyerap keluhan dari pelaku usaha yang ada di Nganjuk. Diantaranya, mereka banyak mengeluhkan modal usaha guna memulai dan mengembangkan usahanya. Rata-rata, para pelaku usaha kesulitan mendapatkan modal.

Salah satunya, Vita, pelaku usaha yang menjual benda-benda asesoris buatan sendiri mengeluhkan, sulitnya mencari pinjaman modal guna mengembangkan usahanya. Selama ini, perempuan yang beralamat di Jalan WR. Supratman, Nganjuk itu mendapatkan modal dari Bank Thithil.

Bertikutnya, setelah memulai usahanya, pelaku usaha mengeluhkan pemasaran. Rata-rata, mereka hanya mengandalkan pemasaran secara konvensional, dilakukan dari rumah ke rumah atau dipajang di lapak-lapak atau di tepi jalan. Tidak banyak pelaku usaha yang memasarkan menggunakan media sosial atau membuka jaringan dengan konsumen.

Senbagian lain, menginginkan adanya campur tangan pemerintah daerah dalam penyediaan tempat untuk memasarkan barang-barang yang dihasilkan. Sehingga, para pelaku usaha tidak perlu berkeliling, memasarkan hasil produksinya. Mereka cukup menetap di satu tempat.

Tidak kalah pentingnya, pengembangan kualitas produksi dari masing-masing pelaku usaha. Mereka menghendaki adanya pelatihan dan bimbingan dari instansi terkait.

Menaggapi banyak keluhan dari para pelaku usaha, baik dari sector UMKM maupun BUMDes, Budiono berjanji membantu mengurai kesulitan. Dari hasil RDP, akan dibawa ke rapat paripurna, sebagai bahan kajian pemerintah dalam pengembangan sector UMKM dan BUMDes.

Reporter: Sukadi

Editor: Nidya P.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *