Berita Utama Birokrasi News

Antisipasi Bencana Kekeringan Satgas TMMD Normalisasi Sumber Air

Warga Lengkong Tak Lagi Kesulitan Dapatkan Air Bersih

NGANJUK  –– Hampir setiap tahun, ketika musim kemarau tiba, warga wilayah Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur selalu dihantui bencana kekeringan. Selain lokasi berada di ketinggian, sumber air juga sulit didapat. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga mengandalkan air bersih dari sumber air di lereng gunung. Airnya, lantas ditampung dalam satu kubangan, dialirkan menggunakan pipa kecil menuju rumah-rumah warga. Namun kondisinya sangat terbatas, sehingga warga harus mencari sumber air, jaraknya lumayan jauh.

Seperti dialami warga Desa Lengkonglor, bila musim kemarau tiba, juga selalu dihadapkan persoalan air bersih. Warga di lereng Gunung Panjalu desa setempat ini, untuk memenuhi kebutuhan air bersih juga mengandalkan sumber air dari lereng gunung, dialirkan ke rumah-rumah warga.

Kebutuhan air bersih lainnya, didapat dari sumur resapan. Hanya tidak semua warga memiliki sumur yang satu ini, lantaran untuk mendapatkan air bersih harus menggali begitu dalam. Lebih-lebih bila musim kemarau tiba, kondisi air sumur galian tersebut banyak mengering.

Handalan sumber air bersih lainnya adalah sumur bor yang berada di tengah persawahan. Nahasnya, sekitar tiga tahun terakhir kondisi sumur bor sudah tidak mengeluarkan air, karena rusak.

Kuatir terjadi bencana kekeringan, Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh. Sri Rusyono meng-inisiasi untuk memperbaiki sumur bor yang rusak. Orang nomor satu di jajaran Kodim 0810/Nganjuk ini mengerahkan beberapa anggota Satgas TMMD untuk membantu warga mengatasi kesulitan mendapatkan air bersih. Salah satunya, memperbaiki sumur bor yang memiliki kedalaman sekitar 90 meter dalam tanah itu. Para prajurit TNI tersebut mengganti bagian pipa yang sudah berkarat dan tersumbat. Karuan saja, air tidak dapat keluar dengan lancar. Kendati demikian, air yang keluar berbau dan kotor.

“Kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan pokok. Jangan sampai warga mengalami kekurangan air bersih, harus diusahakan titik-titik air yang biasanya bisa mengularkan sumber. Termasuk sumur bor, yang selama ini menjadi handalan pemenuhan kebutuhan air bila musim kemarau,” terang Komandan Kodim 0810/Nganjuk, Sabtu, 28 April 2018.

Sumijan, warga setempat, mengeluhkan sudah beberapa tahun ini, warga Desa Lengkonglor tidak lagi bisa memanfaatkan sumur bor yang selama ini menopang kebutuhan air bersih di musim kemarau.

“Karena air yang keluar kecil dan bau, maka warga harus mengambil air dari warga lain, yang sumurnya masih ada airnya. Itupun harus antri,” jelas Sumaji.

Dengan berfungsinya kembali sumur bor, lanjut Sumaji, warga Desa Lengkonglor tidak lagi kuatir kekuarangan air bersih meski di musim kemarau.

“Paling tidak, sumur bor ini bisa memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 90 KK,” pungkasnya.

Reporter: Sukadi

Editor: Nidya Pratiwi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *