Berita Utama Birokrasi News

Cegah Demam Berdarah Prajurit TNI Bersihkan Genangan Air

NGANJUK– Mengantisipasi terjangkitnya penyakit demam berdarah dan diare, warga Dusun Gurit, Desa Lengkonglor, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk melakukan pembersihan lingkungan dan saluran air.  Sasaran utama, puluhaan warga bersama anggota Satgas TMMD Kodim 0810/Nganjuk membersihan lingkungan dan saluran air, di sisi bahu jalan utama desa setempat.

Paidin, (60) warga Dusun Gurit, Desa Lengkonglor menyampaikan, bila musim hujan, kondisi saluran di kanan-kiri jalan sering tersumbat. Sehingga air meluber ke pekarangan warga. Terutama saluran di sekitar jalan menuju lokasi pembangunan jalan tembus, kondisi saluran kembali rata.

“Sebenarnya setiap menjelang musim hujan, saluran air di kanan-kiri jalan selalu dibersihakan, tapi cepat kembali pulih,” terang Paidin di tengah kegiatan kerja bhakti bersama puluhan prajuri TNI, Sabtu, 28 April 2018.

Tidak hanya membersihkan saluran air dan lingkungan, rencananya warga juga menggali saluran untuk  dipasang gorong-gorong permanen. Dengan demikian, saat hujan turun, air bisa langsung mengalir lancar.

“Kalau hanya dibersihkan saja, saluran cepat pulih, ini warga merencanakan memasang gorong-gorong biar air tidak meluber ke pekarangan,” tegasnya.

Serka Rizal, salah satu anggota Satgas TMMD menyampaikan, genangan air di pekarangan warga memicu berbagai penyakit. Terutama penyakit demam berdarah dan diare. Nyamuk demam berdarah dengan nama lain Aedes aegypti adalah faktor utama penyebab demam berdarah. Penderitanya, bila tidak cepat ditolong bisa menyebabkan kematian.

Nyamuk Aedes aegypti sangat senang bersarang dan bertelur di genangan air yang kotor, termasuk lalat juga seneng tinggal di tempat-tempat kotor,”  jelas Serka Rizal.

Untuk itu, kegiatan kerja bhakti membersihkan lingkungan dan saluran air menjelang musim penghujan ini sebagai tindakan preventif agar warga Desa Lengkonglor terbebas dari penyakit.

Bukan sekadar pembersihan lingkungan dan saluran air, kegiatan kerja bhakti yang dilakukan warga bersama anggota Satgas TMMD sebenarnya untuk mempertahankan budaya getong-royong yang telah lama ada.

Reporter: Sukadi

Editor: Nidya Pratiwi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *