Berita Utama Birokrasi News

Sekda Agus Subagyo Peluang Jabat Plh Bupati Nganjuk

Gantikan Plt. Abdul Wachid Badrus yang Pensiun 16 April 2018

NGANJUK – ANJUKZONE – Hingga menjelang pensiun dari jabatannya, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Nganjuk Abdul Wachid Badrus, empat hari lagi belum ada tanda-tanda nama Pj Bupati Nganjuk yang akan menggantikan. Pj Bupati Nganjuk yang akan menjabat selama beberapa bulan ke depan, sampai dilantiknya Bupati-Wakil Bupati Nganjuk baru yang definitif, pemenang Pilkada 27 Juni 2018.

Kabag Humas Pemkab Nganjuk, Agus Irianto menyayangkan, sampai hari ini pihak Pemkab Nganjuk ternyata belum menerima petunjuk perihal penunjukan Pj Bupati Nganjuk.

“Belum ada (nama Pj Bupati Nganjuk), kami masih menunggu dari Pemprov,” ujarnya.

Agus memperkirakan, Pemprov Jatim saat ini sedang mengatur jadwal penunjukan secara serentak beberapa pj bupati/walikota di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Nganjuk, yang kebetulan sama-sama sedang menggelar pilkada dan kepala daerahnya harus cuti.

Namun jika sampai lewat tanggal 16 April 2018 belum ditunjuk Pj Bupati Nganjuk, menurut Agus, ada skenario yaitu menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda) Nganjuk (Agus Subagyo) sebagai pelaksana harian (plh) Bupati Nganjuk, agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan.

Lanjut Agus, sesuai aturan, masa kepemimpinan pria yang akrab disapa Gus Wachid ini akan habis pada hari Senin, 16 April 2018.

“Secara de facto dan de jure, masa bakti beliau (Gus Wachid, red) akan berakhir pada 16 April 2018, baik sebagai Plt Bupati Nganjuk maupun sebagai Wakil Bupati Nganjuk,” terang Kabag Humas Pemkab Nganjuk Agus Irianto.

Untuk diketahui, selama 9 tahun terakhir Gus Wachid menjabat Wakil Bupati Nganjuk mendampingi mantan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, yaitu sejak 2008 sampai 2017.

Dia kemudian ditunjuk oleh Gubernur Soekarwo menjadi Plt Bupati Nganjuk pada 27 Oktober 2017 sampai sekarang. Gus Wachid menggantikan Taufiqurrahman yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) kasus suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 26 Oktober 2017 lalu, sehingga diberhentikan dari jabatan Bupati Nganjuk.

Lebih lanjut Agus mengatakan, lazimnya kekosongan kursi Bupati Nganjuk akan diisi oleh penjabat (pj) sementara, yang ditunjuk oleh Gubernur Jawa Timur. Dia berasal dari pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Jawa Timur.

Reporter : Sukadi

Editor : Yuniar Nurrohmah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *