Berita Utama Birokrasi News

Awas Binatang Berbisa Ini Akibatnya

Satgas TMMD Rasakan Nyeri dan Kebas Tersengat Kalajengking

NGANJUK – ANJUKZONE – Bukan hanya rasa lapar, dahaga dan capek yang dirasakan Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) regular ke-101 Kodim 0810/Nganjuk yang didapat, namun ancaman jiwa bisa datang kapan saja. Salah satunya  dialami Kopda Antonius, anggota Yon Paskhas TNI AU Madiun. Satgas TMMD ini terkena sengatan binatang berbisa, kalajengking saat melanjutkan pekerjaan menata pecahan batu makadam jalan tembus di Desa Lengkonglor, Kecamatan Ngluyu menuju Desa Losari, Kecamatan Gondang, Selasa, 10 April 2018.

Menurut Kopda Antonius, seperti hari-hari sebelumnya,  sebelum terjun ke lokasi pembangunan jalan tembus, semua Satgas TMMD menerima pembekalan dari atasannya. Ini untuk mengecek kesiapan operasional di lapangan. Serta menerima rencana kerja yang harus dijalankan.

“Setiap satgas sebelum berangkat ke lokasi, selalu mendapat penekanan khusus agar prajurit mengetahui tugas dan tanggungjawabnya, serta sebagai bukti kedisiplinan yang melekat pada pundak seorang prajurit TNI,” terang Kopda Antonius.

Ini kalajengking yang menyengat Kopda Antonius (foto-zal)

Namun nahas pagi ini, bersamaan cuaca panas, Kopda Antonius terpaksa menunda pekerjaan karena menahan rasa sakit.  Lantaran jari telunjuk tangan kirinya terkena sengatan kalajengking berbisa saat memilah-milah bebatuan. Kontan teriakan ‘aduuhh’ mengagetkan satgas lain yang bersama-sama bekerja di dekatnya. Dengan cepat racun menjalar ke seluruh tubuh, hingga membuat tangan Kopda Antonius sulit digerakkan. Dia merasakan sakit mendalam dan kebas. Tidak tega melihat teman seperjuangannya kesakitan, Kopda Antonius langsung dibawa ke Pos Kesehatan TMMD.

“Kalau masalah panas matahari, capek, haus dan lapar itu bagi prajurit sudah hal yang biasa. Tapi kalau sudah terkena sengatan kalajengking atau binatang berbisa lain, terpaksa harus berhenti bekerja,” katanya.

Serma Edi, Tim Kesehatan Satgas TMMD yang memberikan pertolongan pertama kepada Kopda Antonius menyampaikan, racun kalajengking  dengan cepat menjalar ke pembuluh darah. Sehingga dia (Kopda Antonius,red) merasakan nyeri dan kebas, terutama pada bagian tangan kirinya. Untuk itu, pihaknya langsung memberikan obat untuk mengurangi rasa sakit.

Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh. Sri Rusyono menghimbau kepada seluruh Satgas TMMD untuk berhati-hati. Bekerja di tengah hutan, banyak terdapat binatang berbisa, seperti kalajengking dan ular. Mereka sewaktu-waktu dapat menjadi ancaman bagi prajurit bila sedang lengah.

“Hati-hati bekerja di tengah hutan, ancaman cukup banyak. Bukan hanya sengatan matahari, yang lebih bahaya sengatan binatang berbisa, seperti kalajengking dan ular,” sarannya.

Reporter : Sukadi

Editor : Yuniar Nurrohmah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *