Berita Utama Birokrasi Bisnis Ekonomi News Pertanian

TMMD Ajari Warga Budidaya Kelor

Prospek Bisnis Menjanjikan Multifungsi Atasi Berbagai Penyakit

NGANJUK – ANJUKZONE – Bukan hanya membangun infrastruktur jalan tembus, rehab rumah, tempat ibadah dan bangunan sekolah,  program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 tahun 2018, Kodim 0810 Nganjuk juga menggarap hortikultura tanaman keras.  Bekerjasama dengan Pondok Pesantren Pomosda Warujayeng , Kodim 0810 Nganjuk telah menanam tenaman keras berupa Kelor di lahan milik Perhutani di sekitar lokasi TMMD Desa Lengkonglor, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Sedikitnya ada 3 ribu bibit kelor yang ditanam di atas lahan hutan seluas 1,2 hektare.

Komandan Kodim 0810 Nganjuk, Letkol Arh. Sri Rusyono menyampaikan, tanaman kelor banyak khasiatnya. Untuk itu, pihaknya bekerjasama dengan Pondok Pesantren Pomosda dan Perhutani untuk membudidayakan tanaman keras yang satu ini. Selain itu, tidak membutuhkan perawatan yang terlalu rumit. Bibit Kelor ditanam di lahan dengan cukup sinar matahari tanpa pengairan yang melimpah. Ketika tanaman sudah mulai setinggi lutut, cukup dibiarkan saja hingga berbuah.

Lokasi Lahan Perum Perhutani seluas 1,2 Ha ditanami kelor (foto-sukadi)

“Memang dilihat dari jenis tanaman, tidak begitu menarik, tapi khasiatnya luar biasa. Memiliki khasiat macam-macam untuk kesehatan tubuh dan kecantikan,” terang Letkol Arh. Sri Rusyono saat mengunjungi lokasi TMMD di Desa Lengkonglor, Kecamatan Ngluyu, Jumat sore, 06 April 2018.

Diantaranya, lanjut orang nomor satu di jajaran TNI di Nganjuk, khasiatnya untuk menjaga berat badan, cukup gizi untuk ibu menyusui, memperlambat efek penuaan, dan lain-lain.

Seperti diujicobakan oleh anak-anak Pondok Pesantren Pomosda Warujayeng, para santrinya sering mengkonsumsi ekstrak dari daun kelor untuk menjaga kesehatan tubuhnya, termasuk dipakai untuk bahan kecantikan.

Bibit Kelor (foto-sukadi)

“Bila dibudidayakan dengan baik, biji dan daunnya bisa laku dijual,” tegasnya.

Menurut Dandim, tanaman kelor memiliki khasiat multi fungsi. Hampir seluruh bagian batang pohonnya dapat dimanfaatkan. Selain daun dan buahnya dapat dikonsumsi untuk sayuran, batang pohon dan akarnya dapat digunakan sebagai kayu bakar.

Dandim berharap, warga Desa Lengkonglor juga ikut budidaya Kelor. Untuk pertama, warga bisa bekerjsama dengan Perhutani, hasilnya dijual melalui Pondok Pesantren Pomosda Warujayeng.

“Kalau melihat prospeknya bagus, masyarakat bisa ikut ambil bagian untuk budidaya Kelor tersebut. Nanti bisa kerjasama dengan Perhutani dan Pomosda,” tukasnya.

Reporter : Sukadi

Editor: Yuniar Nurrohmah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *