Berita Utama Bisnis Ekonomi Lintas Daerah News

Begini Tindakan Disperindag Kota Kediri Antisipasi Sarden Cacing

KEDIRI – ANJUKZONE – Mengantsipasi peredaran ikan sarden makarel dalam kemasan kaleng, yang ditengarai bercampur cacing, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kediri melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pusat perbelanjaan, Sabtu, 31 Maret 2018.

Disperindag bersama Dinas Kesehatan, kepolisian Satpol PP setempat mendatangi Hypermart Kediri Town Square untuk memastikan jenis makanan kaleng yang kini dilarang beredar oleh pemerintah tersebut

Yetty Sisworini, Kepala Disperindag Kota Kediri menyampaikan, di pusat perbelanjaan yang mereka kunjungi sudah tidak ditemukan jenis sarden kaleng makarel di antara 27 merk yang dinyatakan berbahaya untuk dikonsumsi tersebut. Sebab, pihak manajemen telah menarik semua produk yang sebagian sempat terjual, setelah pihaknya menerima surat edaran dari agen atau distributor per tanggal 27 Maret 2018 lalu.

Hanya tersisa 4 merk ikan sarden makarel yang masih terdapat di rak, yakni merk Botan, ABC, King Fisher, dan Maya.

“Sebelumnya, sebagian sempat terjual. Di toko dan pasar-pasar dipastikan juga sudah ikut ditarik,” ujar Yeti.

Sandra Karyana, Kepala Hypermart Kediri mengaku, begitu menerima surat edaran larangan penjualan sarden makarel, pihaknya langsung menarik semua merk dari pasaran. “Yang sempat terjual ada 5 item dari 27 makanan yang dilarang,” jelasnya.

Menurut Disperindag, berdasarkan surat edaran BPOM, sedikitnya ada 500 sample dari 66 merk yang diuji laboratorium. Ini diketahui setelah ada 3 merk impor yang ditemukan positif mengandung campuran cacing.

Dari hasil sample uji laboratorium, diidentifikasi, 16 merk impor dan 11 produk dalam negeri, positif mengandung cacing.

Akibat dari mengkomsi makanan yang dilarang tersebut, orang bisa mengalami ganggungguan pencernaan dan diare.(*)

Reporter : Sukadi

Editor : Yuniar Nurrohmah

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *