Berita Utama Budaya Entertainment Lintas Daerah News Wisata

Benda Purbakala Ditemukan di Areal Perkebunan Kediri

Diperkirakan Peninggalan Jaman Majapahit Abad 10-an

KEDIRI – ANJUKZONE – Tumpukan batu bata berbentruk struktur bangunan dan tiga batu adesit ditemukan di atas lahan milik warga di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Batu bata berukuran jumbo dan batu adesit berbentuk oktagon tersebut diprediksi peninggalan jaman Kerajaan Majapahit, sekitar abad 10-an.

Eko Priatna, Kasie Museum dan Kepurbakalaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri menyampaikan, benda cagar budaya ditemukan di lahan perkebunan milik Zaenudin, Desa Semanding, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Pertama kali, penemuan diketahui sejak tiga minggu sebelum petugas datang ke lokasi temuan oleh para pekerja yang sedang menggali tanah urug.

Mengetahui adanya temuan benda purbakala, pemilik lahan langsung menghubungi petugas dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta kepolisian untuk mendatangi lokasi.

Diketahui, batu bata berukuran panjang 40 centimeter, lebar 20 centimeter, dan tebal 10 centimeter. Sedanfkan batu adesit bertekstur tersebut berukuran tinggi 53 centimeter, lebar atas 35 centimeter, lebar bawah 44 centimeter, dengan lubang tengah berdiamter 21 centimeter.

Kasie Museum dan Kepurbakalaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediribersama polisi mengamankan lokasi penemuan benda purbakala (foto-bagus)

Sedangkan batu oktagon besar memiliki tinggi 57 centimeter, lebar atas 33 centimeter, lebar bawah 35 centimeter, dengan diameter lubang 11 centimeter. Serta batu berbentuk balok memiliki panjang 80 centimeter, lebar 42 centimeter, dengan ketebalan 21 centimeter, dan terdapat ukiran makara, khas Kediri.

Petugas memperkirakan masih banyak benda purbakala yang ada di sekitar lokasi temuan. Untuk itu, pihaknya memperingatkan para pekerja untuk lebih berhati-hati saat menggali tanah.

Jika ditemukan kembali benda-benda purkala, agar tidak digali secara serampangan sehingga merusak struktur benda cagar budaya tersebut.

“Untuk sementara diminta para pekerja untuk tidak melakukan penggalian,” tukasnya.

Reporter : Sukadi

Editor : Yuniar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *