Berita Utama News Politik Regional

Sehari Khofifah Kuasai Wilayah Nganjuk

Menyapa Warga Pasar hingga Kaum Nahdliyin

NGANJUK – ANJUKZONE – Sehari penuh, Kabupaten Nganjuk dikuasai oleh Khofifah Indar Parawansa. Calon Gubernur Jawa Timur berpasangan dengan calon wakil gubernur Emil Dardak ini, mulai Minggu pagi, 25 Maret 2018 sudah menduduki di Kabupaten Nganjuk. Pertama, mantan Menteri Sosial RI ini bertemu ratusan umat Islam dalam Pengajian Rutin Ahad pagi di kompleks Islamic Centre Gontor Nganjuk, mulai pukul 06.30 WIB.  Usai menyampaikan tausiyah di depan jemaah pengajian, mantan Menteri di Kabinet Kerja Joko Widodo ini melanjutkan perjalanannya menuju berbagai lokasi dan kelompok masyarakat di Nganjuk.

Diantaranya, Khofifah masuk Pasar Wage yang berada di Jalan A. Yani Nganjuk. Kontan, Khofifah menjadi rebutan para pedagang dan warga Pasar Wage. Mereka sambil mengelu-elukan nama Khofifah dan minta foto bersama.

Warga Pasar Wage, baik pedagang maupun pengunjungnya tampak semringah melihat kedatangan Cagub Jatim yang berpasangan dengan Cawagub Emil Elestianto Dardak ini.

Salah satunya Erni, pedagang sayuran di Pasar Wage Nganjuk yang mengaku senang bisa bertemu Khofifah. “Senang sekali, bisa meluk, salaman dan foto. Ibu baik sekali orangnya, enggak pilih-pilih orang, sama wong cilik bebas,” ujarnya.

Khofifah sendiri mengaku senang datang dan berbelanja di pasar tradisional seperti Pasar Wage Nganjuk. Menurutnya, harga komoditas di pasar tradisional sangat terjangkau sehingga perlu dijaga stabilitasnya.

Sambil berkeliling Pasar Wage, Khofifah sempat menyampaikan salah satu program prioritasnya di Jawa Timur, yakni penguatan pasar tradisional demi meningkatkan dampak ekonomi riil di masyarakat.

Upaya tersebut dikuatkan dengan pembenahan infrastruktur, pemberian modal untuk pada pedagang dan bantuan bahan komoditas untuk menjaga stabitilitas.

“Pemerintah punya tugas untuk meningkatkan infrastruktur di pasar tradisional. Contohnya pembangunan fisik pasar yang nyaman, agar saat musim hujan agar tidak becek dan jorok,” ujar Cagub Jawa Timur nomor urut 1 tersebut.

Khofifah juga sempat memborong beberapa dagangan di Pasar Wage Nganjuk, seperti gorengan, aneka jajanan pasar hingga sayuran, yang kemudian dibagi-bagikan kepada masyarakat.

Sementara itu, selama sehari penuh kegiatan Cagub Khofifah di Kabupaten Nganjuk, tak lepas dari kawalan Relawan Bolo Suryo, barisan pendukung Anggota DPR-RI Mohammad Suryo Alam.

Mereka terus hadir setiap lokasi acara yang disinggahi Khofifah, sambil aktif memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, untuk memilih Cagub-Cawagub Khofifah-Emil pada Pilgub Jatim 27 Juni 2018 mendatang.

Tak hanya melalui interaksi lisan, tim Bolo Suryo juga membagikan stiker hingga memasang alat peraga.

Kofifah bertemu warga Pasar Wage Nganjuk (sukadi)

Koordinator Bolo Suryo Nganjuk, Dimyati Rofii mengatakan, gerakan moral ini diinisiasi langsung oleh Mohammad Suryo Alam, yang tak lain adalah kader Partai Golkar, pengusung resmi paslon Khofifah-Emil di Pilgub Jatim.

“Ini sudah jadi tekad kami bersama. Menjadi mesin pemenangan yang ampuh untuk Khofifah-Emil Elestianto Dardak, khususnya di wilayah Nganjuk,” ujar Dimyati, Ahad sore 25 Maret 2018.

Dimyati menjelaskan, saat ini Relawan Bolo Suryo di Kabupaten Nganjuk sudah berjumlah ribuan orang, yang tersebar secara merata di 20 kecamatan. “Seluruhnya solid dan siap tempur,” ujarnya.

Selain garis partai yang memang remi mengusung Khofifah-Emil, lanjut Dimyati, Bolo Suryo juga memandang ada keselarasan program, antara paslon nomor urut 1 tersebut dengan visi dan misi Mohammad Suryo Alam.

Kesamaan itu ada di segi pengentasan kemiskinan, memajukan sektor pertanian, pariwisata, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi kreatif. “Ini sudah dilakukan Suryo Alam di dapilnya, sejak beberapa tahun terakhir, terutama di Kabupaten Nganjuk,” pungkas Dimyati.

Untuk diketahui, selain mendatangi Pasar Wage Nganjuk dan pengajian Ahad Pagi di Islamic Center Nganjuk, Cagub Jatim Khofifah juga mendatangi berbagai lokasi di Kota Angin sampai malam hari. Antara lain, bertemu dengan ribuan jamaah Muslimat NU Nganjuk, dalam acara Harlah ke 72 di Desa Wilangan, Kecamatan Wilangan. Sama halnya di Pasar Wage, di lokasi ini Khofifah juga jadi rebutan ibu-ibu Muslimat untuk berfoto dan bersalaman.

Selanjutnya, Khofifah juga mendatangi Ponpes Mojosari, Loceret, Nganjuk, lalu mengunjungi tanaman mina padi di Dusun Waung, Desa Sonoageng, Kecamatan Prambon, hingga malam hari mendatangi lokasi Pasar Rakyat di Desa Lestari, Kecamatan Patianrowo.

Reporter : Sukadi

Editor : Yuniar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *