Nasional News

Paviliun Pasien Syaraf RSAL Surabaya Ambruk

Pasien Tertimpa Reruntuhan Masih Gunakan Alat Respirator

SURABAYA – ANJUKZONE – Atap Ruang VII Stroke Centre Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr Ramelan Surabaya roboh saat dilakukan renovasi, Minggu pagi, 18 Maret 2018 sekitar pukul 08.50 WIB. Kontan, kejadian tersebut menjadi viral di media sosial WhatsApp.

Seperti dilansir Suarasurabaya.net, viral berupa foto yang beredar di sosial media dibenarkan oleh Mayor Silvi, humas RSAL dr Ramelan Surabaya.

Disebutkan, bahwa atap gedung yang ambruk tengah mengalami proses renovasi. Beruntung tidak ada korban terkait kejadian tersebut. Infor yang ia terima dari petugas UGD, semua pasien dipindahkan ke ruangan lain. “Kondisi pasien masih baik, tidak sampai ada yang lebih parah,” terang Silvi.

Atap di ruangan yang berfungsi sebagai rawat inap pasien syaraf itu diperkirakan ambruk pada pukul 08.50.wib

Mayor Silvi, humas RSAL dr Ramelan Surabaya meberikan keterangan pers terkait kondisi bangunan RSLA Surabaya yang ambruk

Silvi mengatakan, sebelum terjadi ambruk, RSAL Dr Ramelan memang sedang melakukan renovasi atap. Sebelumnya berbahan kayu, kemudian diganti baja ringan. “Nah, hari ini terjadi ambruk seperti itu,” tegasnya.

Menyusul kejadian tersebut, pihak Manajemen Rumah Sakit TNI AL Dr Ramelan melakukan investigasi secara cepat dan menyeluruh untuk mengetahui penyebab ambruknya atap gedung Paviliun 7 yang sehari-harinya digunakan untuk pasien gangguan syaraf.
Dr Laksmana Pertama TNI IGD Nalendra JI SPB Konsultan BTKV. Kepala RS AL Dr Ramelan pada wartawan mengatakan, insiden ini diluar kendali pihaknya karena manajemen RS telah melakukan peremajaan di beberapa gedung yang sudah tua.

“Kami sudah melakukan renovasi, karena sebagian masih ada atap kayu kami ganti galvalum. Tadi malam hujan deras, mungkin ada masalah sehingga ambruk. Kami lakukan investigasi secepatnya, kami ingin tahu kenapa bisa terjadi. Hasilnya akan sampaikan pada media,” terangan Laksamana Pertama Nalendra.
Tentang korban dijelaskan ada empat pasian yang mengalami luka, dua diantaranya mengalami luka lebam di kepala.
“Ada yang kepala robek, sudah kami tangani untuk dijahit, ada yang kena benturan sudah kami CT scan dan hasilnya baik. Sementara pasien lain yang berada dalam paviliun 7 kami pindahkan ke ruangan-ruangan yang lain, seperti HSU dan Kardiologi. ” tambahnya.
Kepala RSAL ini juga menegaskan, penanganan pasien dilakukan dengan cepat. Beberapa diantaranya langsung diarahakan ke IGD untuk mendapatkan penanganan.
“Kawan-kawan media bisa cek secara langsung, mereka memang shock awalanya, tapi keadaan sudah tenang dan baik.” kata dia.
Sementara saat ini, gedung paviliun 7 sudah di police line, untuk melancarkan proses investigasi.

Hingga kini, pihak RSAL Dr Ramelan Surabaya masih melakukan penanganan dan pendataan korban, pasca ambruknya atap ruang 7 stroke centre.
Dari foto yang beredar di media sosial terlihat ada seorang pria yang diamankan dari reruntuhan atap baja ringan. Mengenai ini Mayor Silvi Humas RSAL Surabaya mengatakan, pihaknya masih mendata. (skd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *