Berita Edukasi Nasional News

Ini Trik Suryo Alam Jemput Bonus Demografi 2020-2030

Pemerintah Gelontor Anggaran Melimpah untuk Perpustakaan

NGANJUK – ANJUKZONE – Menghadapi 100 tahun kemerdekaan Indonesia, pemerintah telah menyiapkan potensi kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui dunia perpustakaan. Pasalnya, diprediksi memasuki tahun 2020 – 2030, Indonesia akan menerima bonus demografi, dimana penduduk dengan umur produktif sangat tinggi, sementara usia muda semakin kecil, serta usia lanjut tidak begitu banyak.

Anggota DPR RI Komisi X Suryo Alam menyampaikan, bonus demografi bisa  berbalik menjadi bencana jika bonus ini tidak dipersiapkan kedatangannya. Masalah yang paling nyata adalah ketersedian lapangan pekerjaan.

“Mampukah negara menyediakan lapangan pekerjaan menyambut bonus demografi di tahun 2020 – 2030,” jelas wakil rakyat dari Fraksi Partai Golkar di Kantor Perpustakaan Daerah Nganjuk, Jalan Diponegoro, Jumat, 16 Maret 2018.

Kalau pun lapangan pekerjaan tersedia, lanjut Suryo, mampukah sumber daya manusia yang melimpah, bersaing di dunia kerja dan pasar Internasional.

Permasalahan pembangunan SDM inilah yang harusnya bisa diselesaikan dari sekarang, jauh sebelum bonus demografi datang. Jangan sampai justru menjadi beban dan merepotkan negara hanya masalah kualitas manusia.

“Bukan hanya pemerintah, masyarakat juga harus menjadi pendukung utama pembangunan mutu manusia dengan cara menyadari pentingnya arti pendidikan,” tegas Suryo Alam usai menyalurkan hibah buku kepada 13 TMB/PKBM se-Kabupaten Nganjuk dan mobil perpustakaan keliling.

Untuk itu, pemerintah atas dukungan DPR, telah merencanakan dana alokasi khusus untuk meningkatkan mutu pendidikan.  Pemerintah akan mengganti kantor perpustakaan menjadi dinas-dinas di seluruh wilayah Indonesia dengan mengalokasikan dana tidak sedikit. Memperbaiki infrastruktur dan menambah koleksi buku.

Seperti tengah dipersiapkan, pemerintah akan mendistribusikan koleksi buku untuk 60 juta jiwa bagi penduduk Indonesia. Selain itu, pemerintah juga menghibahkan mobil perpustakaan keliling untuk menjangkau masyarakat pelosok, yang jauh dari perkotaan.

“Sehingga tingkat literasi nasional bangsa Indonesia meningkat,” tukasnya.

Reporter : Sukadi

Editor : Yuniar Nurrohmah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *