Nasional News

GG Tak Minta Ilmbalan Prakarsai Bandara Kediri

Danai Rp 5 T Sebut Murah

KEDIRI – ANJUKZONE – Impian kota Kediri bakal memiliki Bandara tak lama lagi terealisasi. Bahkan Bandara yang diprakarsai oleh PT. Gudang Garam Tbk Kediri tersebut, ijinnya sudah diajukan ke pemerintah. Seperti dilansir www.cnnindonesia.com bahwa  Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Bandara Kediri, Jawa Timur yang hendak dibangun oleh PT Gudang Garam Tbk akan dikelola oleh PT Angkasa Pura II (Persero). Pembangunan bandara tersebut ditaksir membutuhkan dana sekitar Rp5 triliun.

“Setelah dibikin (Gudang Garam), diberikan (ke Pemerintah), Bandara ini kepada pemerintah dikelola oleh Angkasa Pura II, jadi ini milik pemerintah,” terang Luhut di Gedung Kementerian Koordinator Kemaritiman Jakarta, Jumat, 08 Maret 2018 lalu.
Ia menyebutkan, Gudang Garam sama sekali tidak meminta pemasukan dari Bandara yang akan dibangunnya tersebut. Luhut pun mengaku sempat kaget ketika Gudang Garam mengajukan untuk membangun Bandara tersebut.
“Kami juga bingung itu, kamu (Gudang Garam) beneran itu saya bilang tadi,” kata Luhut.

Luhut memperkirakan proyek bandara tersebut bernilai sekitar Rp5 triliun. Dengan dibangunnya bandara, Luhut optimis, Kediri bakal mengalami kemajuan. Pasalnya, masyarakat yang ingin berkunjung ke Kediri, tak perlu lagi ke Surabaya jika ingin menjangkau kota tersebut dengan menggunakan moda transportasi pesawat.

“Nilainya ya tidak mahal-mahal hanya Rp5 triliun saja. Ya dia (Gudang Garam) ingin supaya memberikan rasa terimakasih mungkin ke daerah itu,” kata Luhut.

Sebelumnya, Gudang Garam menyebut, tengah mengajukan izin kepada pemerintah untuk merealisasikan pembangunan proyek tersebut.

Direktur Gudang Garam Susanto Widiatmoko menuturkan, pihaknya memang tengah berkeinginan untuk menjadi pemrakarsa pembangunan Bandara Kediri. Rencananya, bandara tersebut akan dibangun di Kediri bagian barat dengan luas lahan sekitar 300-400 hektare.

“Ini baru awal sekali. Kami baru minta izin kepada pemerintah untuk bisa membangun Bandara Kediri,” ujar Susanto di Jakarta, Jumat, 09 Maret 2018.

Kendati belum menghitung kebutuhan dana pasti untuk proyek tersebut, seluruh investasi pembangunan Bandara Kediri, menurut Susanto akan didanai oleh Gudang Garam. Anggarannya, akan berasal dari dana tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR). (skd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *