Lintas Daerah Nasional News

Mr. Masudin Teraphist Tunarungu Terima CWR Award

Sempat Dilarang Dinkes Justru Berhasil Sembuhkan Orang Terkaya Amerika

 

JOMBANG – ANJUKZONE – Masih ingatkah Anda dengan Mr. Masudin?, teraphist tunarungu fenomenal asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur?.

Meski pengobatannya pernah dilarang oleh dinkes, namun diam-diam Masudin kembali mendapatkan penghargaan dari sebuah lembaga record dunia, Jumat siang, 09 Maret 2018.

Bahkan salah satu pasiennya, Carl E. Bold, salah satu orang terkaya di Amerika Serikat yang pernah diterapi oleh Masudin juga kembali datang untuk mempertajam pendengarannya yang pernah terganggu sejak usia tiga tahun.

Mr. Masudin, terapist tunarungu asal Desa Banyuarang Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang, Jawa Timur ini, makin mendunia.

salah satu pasiennya, Carl E. Bold, salah satu orang terkaya di Amerika Serikat yang pernah diterapi oleh Masudin juga kembali datang untuk mempertajam pendengarannya yang pernah terganggu sejak usia tiga tahun (foto-sukadi)

Setelah beberapa bulan lalu berhasil menyembuhkan salah satu orang terkaya dari Amerika Serikat, Carl E. Bold, dari gangguan pendengaran yang dialami sejak usia tiga tahun. Jumat siang lalu, Masudin mendapatkan penghargaan dari sebuah lembaga record dunia, Centurion World Record, asal Amerika.

 “Tdak menyangka, tiba-tiba mendapatkan penghargaan dari salah satu orang terkaya dari Amerika. Ini sangat membuat kami bahagia,” tutur Masudin.

Masudin dinobatkan sebagai satu-satunya terapist yang bisa menyembuhkan penderita tunarungu tanpa menggunakan alat.

Masudin juga menunjukkan kebolehannya menerapi 50 orang sekaligus hanya dalam waktu kurang dari 20 detik (foto-sukadi)

Kepada sekitar 50 pasiennya Jumat siang, Masudin juga menunjukkan kebolehannya menerapi 50 orang sekaligus hanya dalam waktu kurang dari 20 detik. Caranya adalah dengan menyuruh pasiennya secara sambung menyambung memegang kepala pasien lain di depannya. Setelah itu, Masudin menerapi pasien yang paling belakang secara langsung. Anehnya, puluhan pasien yang tidak dipegang Masudin-pun sontak bisa mendengar.

Tak hanya pasien dalam negeri, Carl E. Bold, salah satu pasein Masudin yang datang dari Amerika-pun mengaku pendengarannya berubah makin tajam.

Carl E. Bold mengaku sebelumnya ia menderita gangguan pendengaran sejak usia tiga tahun. Beberapa bulan lalu Carl E. Bold melakukan terapi dan terkejut karena mendadak bisa mendengar.

Kini Carl E. Bold kembali datang ke Masudin karena ingin mempertajam kemampuan dengarnya dari yang sebelumnya masih sekitar 200 meter kini ia sudah bisa mendengar jika dipanggil dari jarak lebih dari 500 meter. 

Terhadap penghargaan yang diterimanya tersebut, Masudin mengaku senang dan berharap dapat terus menyembuhkan para penderita tunarungu lebih banyak lagi. “Setelah mendapat penghargaan ini, kami berharap dapat membantu menyembuhkan para penderita tunarungu lebih banyak lagi,” pungkasnya.

Penulis : Sukadi

Editor : Yanuar Nurrohmah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *