Lintas Daerah News Regional

Tergerus Aliran Sungai, Rumah di Tepi Sungai Roboh.

NGANJUK – ANJUKZONE – Gara-gara tergerus aliran sungai, sebuah rumah warga milik Yainem, (83), warga Dusun Nglebak, Desa Klodan, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk roboh, Sabtu, 10 Maret 2018, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Bangunan dengan luas, 4 kali 12 meter pesesegi itu rata dengan tanah setelah pondasinya berantakan.

Kontan, kejadian mendadak ini membuat kaget masyarakat sekitar yang sedang terlelap tidur. Suara keras akibat bangunan rumah yang roboh membangunkan para tetangganya. Segera mereka berdatangan ke sumber suara, untuk memastikan kondisi rumah kakek Yainem yang roboh. Sebagian warga langsung melapokan kejadian itu ke kepala desa setempat, dan diteruskan kepada Polsek Ngetos dan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk.

Petugas BPBD dibantu warga, TNI dan polri bersama-sama melakukan pembersiahan puing-puing rumah. Selain itu, petugas juga membantu membersihkan material reruntuhan bangunan yang menyumbat aliran sungai.

“Supaya alirannya lancar, karena apabila tidak segera dibersihkan, ditakutkan sewaktu-waktu hujan turun, aliran sungai menjadi besar,  meluap ke pemukiman penduduk, dan mengakibatkan banjir,” ujar Masrukin, anggota BPBD Nganjuk.

Selain membersihan puing bangunan, petugas juga memasang terpal untuk mengantisipasi hujan.

Menurut Masrukin, rumah kakek Yainem dibangun tahun 2001-an. Bangunan tidak diperkuat dengan kerangka besi, sehingga rentan roboh bila terkena air. Apalagi lokasi bangunan berada di bibir sungai.

“Kalau musim hujan, kondisi aliran sungai cukup deras, sehingga mudah menggerus pondasi rumah,” pungkasnya. (sukadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *