News Politik

Cabub Novi Juga Bidik Blusukan ke Pasar Tradisional

NGANJUK – ANJUKZONE – Kampanye Calon Bupati Nganjuk nomor urut satu, Novi Rahman Hidayat, Kamis, 08 Maret 2018 blusukan ke pasar-pasar tradisonal. Cawabup Novi Rahman Hidayat memilih tiga pasar untuk blusukan yaitu, Pasar Warujayeng, Pasar Sukomoro, dan Pasar Lengkong.
Novi mengaku pihaknya memilih blusukan ke pasar sebagai bagian untuk sosialisasi dan memantau stok persediaan pangan, termasuk geliat ekonomi di masyarakat.
“Ya setelah melihat tiga pasar bahwa stok pangan kita masih mencukup dan tidak fluktuatif sehingga terjangkau masyarakat. Kami juga datangi pasar-pasar disamping memberi motivasi juga untuk memantau harga,” papar Novi disela-sela kampanye.
Para pedagang dan pengunjug berebut bersalaman dan berswa foto dengan Cabup Novi Rahman Hidayat. Di saat yang sama Novi bahkan memborong berbagai dagangan para pedagang pasar.
Novi Rahman Hidayat mengatakan bahwa dia berkomitmen apabila terpilih menjadi Bupati Nganjuk akan menggalakkan sektor-sektor ekonomi keraktyatan melalui berbagai program insentif seperti bedah warung, memfasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), revitalisasi pasar tradisional, dan pengembangan ekonomi kreatif di pedesaan.
“Pasar sebagai pusat penjualan produk kebutuhan masyarakat, maka komitmen kami terhadap masyarakat adalah, satu revitalisasi dan memanajemen agar lebih baik, kemudian menyediakan stok-stok pangan sehingga tidak ada kekurangan di masyarakat. Permodalan juga kita akan galakkan melalui KUR dan subsidi pemerintah nanti, melalui penyediaan anggaran,” terangnya.
Novi juga menegaskan bahwa dia juga berkomitmen untuk melakukan pemerataan pembangunan di seluruh Kabupaten Nganjuk. “Kabupaten Nganjuk terdapat 264 desa dan 20 kelurahan yang tersebar di 20 kecamatan. Dengan sejumlah desa tersebut, Kabupaten Nganjuk berada di peringkat 14 dalam daftar Kabupaten / Kota dengan jumlah desa terbanyak di Provinsi Jawa Timur. Sedangkan hakikat pembangunan, adalah kesejahteraan yang berkeadilan dan pemerataan serta pemanfaatan,” ujar Novi Rahman Hidayat.
Novi Rahman Hidayat mengaku bahagia setiap blusukan ke pasar tradisional, karena selalu mendapatkan dukungan semangat dan doa dari pedagang pasar. Hal ini pulalah yang diterima Novi Rahman Hidayaat saat bersilaturahmi dengan para pedagang pasar tradisional.
“Pada saat saya melakukan kunjungan ke pasar tradisional, saya selalu mendapatkan semangat dan doa serta aspirasi dari para pedagang,” kata Novi Rahman Hidayat usai blusukan di pasar tradisonal (sukadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *