Lintas Daerah News Regional

Warga Terdampak Waduk Semantok Resah

Belum Terima Ganti Rugi Permukiman Segera Ditenggelamkan

NGANJUK – ANJUKZONE – Nasib warga terdampak pembangunan Waduk Semantok yang berlokasi di Dusun Kedungnoyo, Desa Tritik Kecamatan Rejoso  belum jelas. Hingga kini, pemerintah belum memberikan kepastian ganti rugi yang pernah dijanjikan, meski pembangunan segera dimulai tahun 2018 ini.

Harianto, Camat Rejoso menyampaikan, warga terdampak pembangunan Waduk Semantok mulai resah setelah melihat ada beberapa alat berat datang di lokasi. Padahal, perjanjian ganti rugi antara kedua belah pihak, antara warga terdampak dengan pemerintah belum terjadi titik temu.

“Sampai sekarang belum ada kepastian ganti rugi. Warga direlokasi di mana, ganti ruginya berapa apa juga belum jelas, tapi sudah ada alat berat yang didatangkan,” terang Harianto ditemui di kantornya, Selasa, 06 Maret 2018.

Informasi yang dihimpun Camat Rejoso, warga terdampak minta ganti rugi berupa relokasi tidak jauh dari lokasi pembangunan waduk dengan tempat tinggal baru yang disediakan oleh pemerintah. Mereka juga meminta ada ganti rugi berupa uang dan pekerjaan di proyek waduk.

“Kalau informasi sementara, warga terdampak akan direlokasi di Desa Sambikerep, tapi jaraknya agak jauh dari pyoyek waduk. Itu pun juga belum ada kepastian,” tegasnya.

Yang dikuatirkan, warga akan bertindak sendiri bila sewaktu-waktu mereka melihat rumah-rumahnya akan ditenggelamkan untuk waduk. Karena pembahasan ganti rugi belum ada kejelasan.

“Warga mengancam demo, kalau masalah ganti rugi tidak diselesaikan lebih dulu, tiba-tiba proyek sudah dikerjakan,” katanya.

Untuk diketahui, Dusun Kedungnoyo, Desa Tritik memang terletak di tengah hutan. Lokasinya sekitar 3 kilometer dari jalan raya dengan akses jalan yang tak terlalu baik.

Di dusun ini ada sekitar 63 kepala keluarga (KK), yang sampai saat ini masih tinggal di sana. (sukadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *