News Politik

Priiiittt…!!! Paslon NORMA Langgar Aturan Kampanye

“Libatkan Anak-anak dan Pelajar “

NGANJUK – ANJUKZONE – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Nganjuk 2018, Novi Rahman Hidayat – Marhaen Djumadi (Novi –  Marhaen), Pelanggaran kampanye, dilakukan ketika menggelar kampanye terbatas di Desa Ngumpul Kecamatan Bagor, dan di Desa Waung Kecamatan Baron, Rabu, 28 Februari 2018.

Agus Hariyanto, Ketua Panwascam Bagor, menemukan dua pelanggaran dalam kampanye terbatas Paslon Norma, di Desa Ngumpul Kecamatan Bagor. “Dalam kampanye, banyak anak-anak yang hadir dan yang kedua memasang umbul-umbul desa,” terangnya.

Menurut Agus, anak-anak seharusnya tidak diperbolehkan mengikuti kampanye. Selain itu, dalam kampanye juga tidak diperbolehkan memasang umbul-umbul desa. “Yang dipasang itu harusnya umbul-umbul paslon, bukan umbul-umbul desa,” jelasnya.

Runyamnya lagi, saat kampanye di Desa Waung Kecamatan Baron, paslon Novi-Marhaen, dianggap melakukan pelanggaran kampanye lagi. Paslon nomor urut 1, Novi-Marhaen ini, tampak foto bersama sejumlah pelajar berseragam Pramuka, sambil mengangkat telunjuk jari. Dan isyarat mengangkat telunjuk jari diduga atas inisiatif dari paslon Novi-Marhaen. “Meski umurnya sudah memenuhi syarat sebagai pemilih, namun karena pelajar ini masih berseragam sekolah (Pramuka), maka menurut kami ini merupakan pelanggaran. Dan kami sudah sampaikan hal ini ke Panwaskab untuk dikaji,” seru Eko Budiarto, Ketua Panwascam Baron.

Pantauan ANJUKZONE, Paslon Novi – Marhaen yang diusung PDIP, PKB dan Partai Hanura ini, diketahui melanggar aturan kampanye. Di wilayah Kecamatan Bagor, anak- anak yang hadir di kampanye malah mendapatkan kaos, kalender dan stiker bergambar Paslon Norma. Sedangkan di wilayah Kecamatan Baron, Paslon Novi-Marhaen diduga memberi isyarat mengangkat telunjuk jari saat foto bersama pelajar berseragam Pramuka. (sukadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *