News Politik

Mbak Desy Terima Keluhan Warga Pasar Warujayeng

NGANJUK – ANJUKZONE – Calon Bupati (cabup) Nganjuk, Desy Natalia Widya kembali blusukan ke pasar-pasar tradisional di sejumlah Wilayah Kabupaten Nganjuk. Kali ini, cabup yang akrab disapa Mbak Desy itu menyapa warga Pasar Warujayeng, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Nganjuk, Rabu pagi, 28 Februari 2018.

Desy didampingi sejumlah tim relawan pemenangannya menyapa warga dari lapak ke lapak yang ada di dalam pasar. Bukan hanya, menyapa, Mbak Desy juga mendengar keluhan warga Pasar Warujayeng yang selama ini sering mengeluh kebanjiran bila musim hujan turun. Bahkan banjir sempat menggenangi lapak-lapak dan kios para pedagang dalam pasar.

Mbak Desy menyapa penjual bunga (foto-soel)
Mbak Desy Jalin Keakraban dengan pedagang pasar (foto-soel)

“Rata-rata para pedagang yang ada di dalam pasar Warujayeng mengeluhkan kondisi pasar bila musim hujan. Katanya sering terjadi banjir, air sampai masuk ke lapak-lapak. Juga kondisi lorong-lorong menuju kios-kios juga becek, mereka minta untuk dipaving, serta atap yang bocor segera diperbaiki,” terang Mbak Desy di tengah blusukan dalam Pasar Warujayeng.

Menurut Desy, pasar sebagai pusat perekonomian bagi semua kalangan. Untuk itu, kondisi pasar harus sehat, baik kondisi barang dagangan yang dijual, infrastruktur harus juga mendukung. Sehingga, bila musim hujam turun, para pedagang dapat berjualan dengan nyaman. Termasuk para pembeli, bila kondisi jalan pada lorong-lorong pasar tidak becek, mereka juga tidak malas untuk belanja di dalam pasar tradisional.

“Semua serba mendukung, baik pedagang maupun yang beli di pasar. Yang berjualan bisa merasa nyaman bila kondisi bangunan tidak bocor, atapnya bagus, sementara konsumennya juga merasa nyaman bila kondisi jalan tidak becek,” tegasnya.

Mbak Desy bincang-bindang menggali keluhan warga pasar (soel)

Dengan demikian, keluhan para warga Pasar Warujayeng akan menjadi agenda berpikir Mbak Desy untuk diperhatikan apabila mendapat amanah menjadi orang nomor satu di Nganjuk pada putaran pemilihan bupati dan wakil bupati 2018 mendatang.

Bukan hanya di pasar Warujayeng saja, seluruh pasar tradisional yang ada di Nganjuk akan mendapat perlakuakn yang sama. Lantaran, lewat pasar tradisonat tersebut, kondisi perekonomian rakyat menengah ke bawah bisa terangkat.

“Untuk itu, pasar tradisional harus tetap ada dan dipertahankan, jangan sampai tergeser oleh pasar-pasar modern,” ujarnya.

Yang menarik, Desy mendapat sambutan luar biasa dari warga Pasar Warujayeng. Mereka saling berebut dan menyapa. Sebagian minta berswafoto dan ngobrol. Seperti biasa, setelah keluar dari blusukan dalam pasar tradisional, Mbak Desy selalu menyempatkan untuk belanja berbagai kebutuhan sehari-hari. (sukadi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *